Terapi non medis saat ini menjadi salah satu penanganan yang umun digunakan untuk individu Autism Spectrum Disorder (ASD), meskipun faktanya sangat minim memiliki bukti ilmiah. Sangat penting bagi orang tua mencari tahu terlebih dahulu tentang tingkat efektivitas suatu penanganan yang diberikan agar orang tua dapat memprioritaskan penanganan sesuai kebutuhan anak. Berikut adalah beberapa intervensi berbasis non medis yang sering diusulkan untuk penanganan ASD. Beberapa informasi hanya dapat ditemukan di situs web dan tidak ada jurnal ilmiahnya.

Intervensi Berbasis Non Medis untuk Autism Spectrum Disorder (ASD)

Penanganan Tujuan yang seharusnya didapatkan  Riset/Data yang mendukung
A. Penanganan Sensori
1. Sensory Integration    Therapy Meningkatkan kemampuan untuk memproses informasi sensorik Hanya satu penelitian tekontrol yang menemukan sedikit dukungan; penelitian lain tidak memiliki kelompok pembanding; diperlukan lebih banyak penelitian.
2. Terapi Musik Tidak memerlukan interaksi verbal, berupaya untuk membuat perubahan dalam keterampilan kognitif, fisik, sosial dan emosional. Studi yang ada sampai saat ini melibatkan sampel kecil dan data anekdot.
3. Auditory Integration Training   a) Berard Method

  b) Tomatis Method

  c) samonas Method

  d) Rhythmic Entainment

Menormalkan pendengaran agar otak dapat memproses informasi pendengaran dengan lebih efisien Tidak ada laporan terkontrol yang melaporkan efek positif; 23 penelitian yang melaporkan hasil positif bergantung pada laporan orang tua; penelitian melaporkan tidak ada efek; 2 penelitian memiliki hasil yang beragam. American Academies of Pediatrics and Audiology memperingatkan bahwa tidak ada penelitian yang terkontrol dengan baik.
4. Irlen Lenses/Irlen Method Meningkatkan keterampilan membaca dan persepsi mendalam untuk meningkatkan keterampilan belajar Tidak ada penelitian terkontrol
5. Vision Therapy Koordinasi mata yang benar, persepsi dan pemrosesan, pemfokusan dan kesulitan penglihatan lainnya Tidak ada bukti ilmiah
6. Aromatherapy Meningkatkan relaksasi Tidak ada bukti ilmiah
7. Squeeze Machine Melibatkan stimulus tekanan dalam mengurangi tingkat defensif taktil Tidak ada bukti ilmiah
8. Massage Therapy Mengurangi kecemasan Tidak ada penelitian terkontrol
B. Terapi Berbasis Hubungan
1. Psychoanalysis Berfokus pada penolakan ibu sebagai penyebab autis Tidak ada bukti ilmiah/dianggap berbahaya
2. Son Rise Options Menyembuhkan autis; berdasarkan cintah dan penerimaan tanpa syarat Tidak ada/ tidak ada testimoni tambahan
3. Floor Time – Child Centered Play Therapy Menekankan hubungan dan keterlibatan anak mengembangkan penalaran terhadap diri sendiri Tidak ada penelitian terkontrol
4. Relationship Development Intervention (RDI) Meningkatkan keterampilan komunikasi dan sosial Satu penelitian menunjukkan peningkatan.Tidak ada penelitian terkontrol.
5. Holding Therapy Meningkatkan ikatan orang tua dengan anak Tidak ada bukti ilmiah
6. Gentle Teaching Mengurangi perilaku yang tidak pantas dan mengajarkan keterampilan baru Tidak ada bukti ilmiah
C. Terapi Motorik
1. Rapid prompting meningkatkan perhatian dan mengurangi perilaku stimulus diri (stimming) Tidak ada bukti ilmiah
2. Physical Exercise and Dance Movement Therapy Mengurangi stress dan stimming/mengurangi kecemasan Tidak ada bukti ilmiah
D. Terapi Bantuan Hewan
1. Pet Visitation Membangun hubungan/menigkatkan komunikasi Tidak ada bukti ilmiah
2. Animal-Asisted Therapy/Social Dog Meningkatkan interaksi sosial Tidak ada bukti ilmiah
3. Therapeutic Horseback Riding/Hippotherapy Efek menenangkan dan meningkatkan keseimbangan, postur, dan mobilitas Tidak ada bukti ilmiah
4. Dolphin-Assisted Therapy Meningkatkan keterampilan bicara dan motorik Tidak ada bukti ilmiah
F. Lain-lain
1. Epsom Salt Baths Meningkatkan kualitas tidur, mengurangi iritabilitas, meningkatkan bahasa Anekdot
2. Art Therapy Meningkatkan kreativitas Studi kasus

Referensi

Leaf, R. B., Taubman, M. T., & McEachin, J. (2008). Sense and nonsense in the behavioral treatment of autism: It has to be said. DRL Books.